Skip to main content

Posts

Terlalu berharap

  Aku dan kamu Sudah sejak lama bersama Tak sedikit Cerita yang t'lah kita lalui Sampai kapan Aku harus terus bersabar? Menunggu kepastian 'Tuk hubungan ini Tak tahu harus bagaimana Ingin denganmu tapi s'perti tak ada tujuan Haruskah aku berhenti berharap? Kar'na ku tak bisa terlalu lama menunggu Mungkin saja T'lah kulewati ratusan mingguku Besar harapku 'Tuk bisa hidup s'lamanya denganmu Tak tahu harus bagaimana Ingin denganmu tapi s'perti tak ada tujuan Haruskah aku berhenti berharap? Kar'na ku tak bisa terlalu lama menunggu Mengapa sampai detik ini Semuanya masih sama seperti kemarin? Ataukah memang harus kusadari? Hanyalah ku saja Hanya ku saja yang terlalu berharap Semuanya masih sama seperti kemarin? Ataukah memang harus kusadari? Hanyalah aku saja yang terlalu berharap Kar'na ku tak bisa Terlalu lama menunggu Surabaya, 17 Juli 2022. 18:57

Bahaya

Sebenarnya aku ingin dekatmu Namun kusadari, ku tak bisa Tak boleh ku di sini Bahaya, ku makin cinta Ku tak ingin jauh, tak ingin berpisah Mengapa semua selalu indah Saat denganmu? Sayang untuk diakhiri Andai engkau bisa mengerti Betapa beratnya aku Harus aku tetap tersenyum Padahal hatiku terluka Adakah arti cinta ini Bila ku tak jadi denganmu? Jika memang ku harus pergi Yakinlah, hatiku kamu Bukankah semesta yang pertemukan kita? Haruskah kusampaikan pada bintang? Mengapa bukan kamu Yang memiliki aku? Andai engkau bisa mengerti Betapa beratnya aku Harus aku tetap tersenyum Padahal hatiku terluka Adakah arti cinta ini Bila ku tak jadi denganmu? Jika memang ku harus pergi Yakinlah, hatiku kamu,  Mengapa cinta pertemukan Bila akhirnya dipisahkan? Dan mengapa ku jatuh cinta Pada cinta yang tak jatuh padaku? Harus aku tetap tersenyum Padahal hatiku terluka Adakah arti cinta ini Bila ku tak jadi denganmu? Jika memang ku harus pergi Yakinlah, hatiku kamu, kamu Harus aku tetap tersenyum ...

Aku memilih pergi

Aku memutuskan untuk pergi darimu.. Untuk kebaikanmu Untukku, untuk kalian... Aku rasa sudah cukup..kau bisa memulai hidupmu lagi dengan damai Bahagiakanlah ia.. Dan jadikanlah ia satu-satunya Jangan pernah kau sakiti lagi. Tolong untuk tidak berpikir bahwa aku pergi karena ada seseorang..ya mungkin nanti tapi bukan untuk itu aku pergi menjauh darimu sekarang..aku merasa sudah cukup dengan semua ini.. mungkin kau tau bagaimana dalamnya rasaku kepadamu selama ini bahkan hingga detik ini aku menuliskan semuanya disini. Terima kasih dan maaf atas segala sesuatu yang terjadi diantara kita..yang aku lakukan padamu, pada keluarga kecilmu. Mungkin kau sudah bosan dengan kalimat perpisahan dari ku yang berulang kali ini.. Kau pun tau aku selalu kembali padamu dan tidak bisa mengabaikan mu..untuk itulah semua aksesmu padaku, aku tutup. Karena sekali lagi, aku tak bisa mengabaikan mu Terima kasih telah hadir dan bersabar membersamaiku meski beberapa hal  memicu kesakitan dalam diri :) Semoga...

Untukmu

Ada orang yang pantas diperjuangkan Ada orang yang benar tulus adanya Ada. Jika bertemu orang dengan ciri tersebut pertahankan, jangan sekali-kali kau menyakitinya. Jangan. Kau tidak tau betapa tulusnya ia mencinta Betapa sakitnya saat ia terluka Mungkin kau tidak pernah tau dan tidak akan pernah merasakan bagaimana ia mencoba bangkit dari luka kemudian kau hantam kembali dengan harapan kau lakukan itu berkali-kali dan ia tetap memberi kesempatan Tolong jangan kembali jika hanya untuk menyakiti. Lebih dalam lagi. Karena sakit yang berulang tidak pernah menjadi biasa.. tetap saja menggoreskan luka yang bahkan lebih lama lagi sembuhnya.

Kopi, Lukisan dan Kenangan (Wira Nagara)

Lihat... Tepat setelah lampu-lampu dipadamkan Kau menyala sebagai satu-satunya yang ku rindukan Disini, Di tempat yang paling kau hindari Aku pernah berdiri Menggores kata menulis warna Pada ratapan panjang yang menguat dalam dinding kecemasan Aku mengisahkan kenangan di kepasrahan yang begitu lapang Retak berserakan.. Tanpa kediaman Terkoyak sepi, melayang di antara pekat aroma kopi Dengar.. Tepat setelah jejak-jejak di langkahkan kau menyapa sebagai satu-satunya yang ku nantikan Disini, di peluk yang pernah kau nikmati Aku masih sendiri Mencari kehilangan, menemui perpisahan Pada letupan kenang yang memuat kekosongan Aku membicarakan senyummu di keindahan yang telah hilang Hancur berkeping, tersapu kesunyian, terinjak lara terlarut dalam pahit di seduh air mata Tunggu.. Santailah sejenak Karna tepat setelah meja-meja di tinggalkan Kedai ini menyesak sebagai satu-satunya keterangan Satu kisah yang pernah kita upayakan Beribu rencana yang pernah kita perjuangan, lenyap kau memutuskan b...

21 Maret 2021, di ruangan ini sendiri

Untuk aku yang mungkin sudah tak ada harapan  Jangan berhenti berharap pada Tuhan Meski sulit dan membuatmu gila akan keadaan ini, teruslah berjalan Lalui ini semua meski terjal jalannya.. Meski tak ada siapapun.  Kamu punya kamu sendiri dan Tuhan yang selalu ada, tidak pernah pergi atau meninggalkanmu... Berjuanglah untuk dirimu sendiri.. Dari aku yang lemah dan ingin menyerah hari ini.  Aku harus percaya lagi pada siapa? Pastinya Tuhanmu lah yang nomor satu. Jangan berharap pada manusia meski kau sangat menyayanginya.  Belum tentu akan sebaliknya, selamanya  Manusia bisa berubah, bahkan meski satu detik kemudian perubahan itu bisa saja terjadi. 

Andai

Andai aku ada disisimu di saat-saat seperti ini.. Rasa khawatir  Jadi peduli yang mungkin berlebihan.. Maaf.. Tapi aku selalu saja memikirkan mu Agar disana baik-baik saja... Memastikan semuanya Andai..aku ada disana Memperhatikan kebutuhan mu, inginmu seperti dahulu..