Skip to main content

Posts

Rasanya....

Rasanya seperti dibolak-balik kan perasaan ini, baru kemarin kamu perhatian, sering-sering memberi kabar dan menanyakan keberadaan ku, kegiatanku...tapi cuma dalam hitungan hari, bahagiaku lenyap begitu saja kemudian kau pun menghilang seperti enggan menyapa ku, apalagi memberi kabar..membalas pesanku apalagi Jika ini hukuman darimu karena perlakuan ku yang tidak mengenakkan kemarin sungguh sangat menyakitkan caramu seperti ini. Untuk mendapatkan perhatian lebih mu apakah harus selalu dengan membuatmu merasa cemburu? Apakah harus selalu seperti itu? Jika tidak cemburu, maka kau pun seenaknya datang dan pergi, memberi kabar dan tidak, membalas pesan dan tidak, Tidak peduli. Jika ini balasan dari kesakithatianmu kemarin, tolong jangan hanya diam saja. Sudah berkali-kali aku menyatakan ketidaksukaan dengan didiamkan begini tapi kau ulang lagi. Aku harus gimana lagi mas?

Hari pertama jadi Juru Sita Pengganti, manggil istilahnya

Aku janjian sama mba Nana pukul 06.00, sudah siap dan kukirimkan whatsapp menanyakan ternyata Mba Nana masih nyiapin sarapan dan kopi buat suaminya. Serambi menunggu aku isi bensin dan ke atm. Alhasil berangkat dari rumah Mba Nana jam setengah 7. Jalanan masih sepi sejuk rasanya. Memasuki kota Rogojampi pasar sebagai pusatnya sudah mulai padat tapi nggak sepadat nanti siang hari. Langkah pertama Mba Nana nanya alamat desa dusun yang sudah aku list satu-satu. Mulai keluar masuk gang menanyakan pertama didesa deket pasar tanya sana-sini banyak ga taunya sih orang-orang pas kutanyakan alamat Bapak X bin Y. Sampe diarahin ke pak kadesnya. Sempet gerimis sebelum kami menemukan rumah panggilan pertama. Ketemu mantan istrinya yang kucari mantan duaminsu ternyata pantas saja banyak orang ngga tau si mantan suami ini sudah lama tinggal di Bali dan yang mengajukan gugatan si istri. Sudah putus selesai jadi aku kesana menyampaikan isi putusan sidang cerainya sudah tertulis tinggal baca sebenarnya...

Entah...

Akhir-akhir ini aku tidak melihat optimisme dalam dirimu yang membuatku juga semakin pendek sumbu pikirnya Selalu saja kau sebutkan kata apa daya, tidak berdaya, tidak bisa apa-apa, satu-satunya jalan cuma begini, sabar Tapi kamu sendiri seperti tidak punya rencana ketika aku tanya. Mungkin malam-malam mu disana sudah bahagia hingga enggan menyapa pun bisa kau lakukan seperti dulu kala Entahlah... Kamu tidak meyakinkan ku dengan rencana apa yang sedang kau upayakan, nanti jika aku melakukan kesalahan lagi, aku tidak yakin murni hanya salahku saja. Ketidakberdayaan Ketidakmampuan Bisa apa Maaf itu sekumpulan kata yang pernah aku dengar empat tahun yang lalu Dan ternyata sepanjang perjalanan tidak mengubah apapun. Bolehkah kusebut sia-sia? Jujur aku suka caramu meyakinkan ku disaat seperti ini, saat sapa tak bertemu Saat ingin tak bertemu realita Membuatku berpikir baik menjadikan ku tenang melalui hari tanpamu disini... Tapi mungkin untuk hal ini kau sud...

Aku masih...

Seperti mimpi buruk di pagi hari Sakit kemarin sore ternyata pertanda Masih belum percaya dengan kalimat yang kau berikan pagi tadi Tolong jika semua ini tidak benar, berikanlah penjelasan segera...ya tidak sesegera mungkin, karena aku tau kau disana pasti dalam kondisi sangat kesulitan Katakanlah ini semua kau lakukan karena keadaan tadi pagi yang tak terduga Kalimat-kalimat itu sungguh sangat menyakitkan. Dan yang paling menyakitkan itu adalah kamu yang mengatakannya di saat semua yang ku khawatirkan selalu kau sanggah Tidak akan Tidak akan katamu beberapa hari yang lalu. Kamu tahu? Hari ini aku seperti tersambar petir. Lemas sekali. Sedih sangat. Mual dan pusing sekali rasanya. Aku hancur jika itu semuanya benar adanya. Hancur sekali. Tolong katakan semua ini tidak benar ya. Dari aku yang masih menunggumu.. Doakan aku kuat dan bisa terus sabar sampai waktu kau datang kembali itu tiba. Astaghfirullahal'adzim...

My fault but...

Aku meminta maaf untuk semua rencana yang telah kau susun tapi aku tidak tahu secara detail Aku meminta maaf karena menggagalkan semuanya Aku meminta maaf karena aku terlalu takut kamu pergi Aku terlalu mencintaimu dan tak bisa membohongi hal itu Mianhae

Cinta yang rumit

Cinta itu rumit Cintaku juga Cintamu Cinta kita rumit Rumit sekali sampai-sampai membuatku sakit berkali-kali Tapi aku tetap cinta Ini kah yang namanya cinta rumit, merumitkan diri sendiri dalam cinta Kini, Aku mencintaimu dengan tapi... Tapi apakah kau juga sebenarnya sama mencintaiku? Aku tidak tahu.