sekarang bukan saatnya aku cemburu, apalagi cemburu buta. sekarang inilah saatnya ku buktikan seberapa kuat dan mandirinya aku. lelah jika mendengar apa yang diucapkan, aku tahu polanya. dan aku tidak ingin berpikir terlalu banyak untuk konten bicara itu. yang ku pikirkan sekarang adalah solusi masalah yang terjadi bukan mengeluh berkepanjangan yang buahnya tak pasti. aku bukan wanita lemah. aku bisa menjadi yang terbaik walau bukan untuk saat ini, aku memulai proses itu. TETAP KUAT TETAP SEMANGAT, Jadilah yang berbeda, hey Irma :-)
Happy Friday! Ah baru saja mencoba untuk konsisten nyatanya baru jalan beberapa hari sudah mulai menunda-nunda. Sedih? Iya lah, baru hal kecil seperti ini ibaratnya sesederhana menuangkan pikiran ke dalam tulisan saja nggak bisa istiqomah apalagi yang lainnya.*sambil sesenggukan dipojok. Bismillah selalu kembali mengingat motivasi dan niat awal untuk menulis rutin ketika mulai diserang prokastinasi. Kali ini aku mau bahas tentang pengendalian diri, termasuk menunda-nunda sesuatu adalah salah satu ketidakmampuan dalam mengendalikan diri. Ngga usah jauh-jauh aku sendiri masih tahap belajar mengendalikan diri, terutama mengendalikan pikiran dan perasaan agar bisa berimbang. Terlalu dominan perasaan berakibat kurang baik, begitu juga ketika kita terlalu mengedepankan logika tanpa adanya unsur perasaan. Memang harus seimbang, keduanya harus ada untuk saling melengkapi. Bagi perempuan, perasaan seringkali lebih mendominasi dalam pengambilan keputusan, baik yang berkaitan dengan diri sendi...
Comments
Post a Comment